Lingkaran Dasar level SMA
Fullscreen Mode
LINGKARAN DASAR LEVEL SMA
1. Pengertian Lingkaran
Lingkaran adalah tempat kedudukan titik-titik yang jaraknya sama dari suatu titik tertentu yang disebut pusat lingkaran. Jarak yang sama ini disebut jari-jari lingkaran.
2. Unsur-Unsur Lingkaran
2.1 Jari-jari (r)
Jari-jari lingkaran adalah jarak dari pusat lingkaran ke titik pada lingkaran.
2.2 Diameter (d)
Diameter adalah garis lurus yang menghubungkan dua titik pada lingkaran dan melalui pusat lingkaran. Diameter adalah dua kali jari-jari.
d = 2r
2.3 Busur Lingkaran
Busur lingkaran adalah garis lengkung yang merupakan bagian dari lingkaran. Busur lingkaran dibedakan menjadi:
- Busur kecil (busur minor): busur yang panjangnya kurang dari setengah keliling lingkaran.
- Busur besar (busur mayor): busur yang panjangnya lebih dari setengah keliling lingkaran.
2.4 Tali Busur
Tali busur adalah garis lurus yang menghubungkan dua titik pada lingkaran. Tali busur terpanjang adalah diameter.
2.5 Juring Lingkaran (Sektor)
Juring lingkaran adalah daerah di dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua jari-jari dan busur lingkaran. Juring lingkaran dibedakan menjadi:
- Juring kecil: juring yang luasnya kurang dari setengah luas lingkaran.
- Juring besar: juring yang luasnya lebih dari setengah luas lingkaran.
2.6 Tembereng
Tembereng adalah daerah di dalam lingkaran yang dibatasi oleh tali busur dan busur lingkaran.
3. Sudut Pusat dan Sudut Keliling
3.1 Sudut Pusat
Sudut pusat adalah sudut yang titik sudutnya terletak pada pusat lingkaran dan kaki-kaki sudutnya adalah jari-jari lingkaran.
3.2 Sudut Keliling
Sudut keliling adalah sudut yang titik sudutnya terletak pada lingkaran dan kaki-kaki sudutnya berupa tali busur.
Teorema Hubungan Sudut Pusat dan Sudut Keliling
Jika sudut pusat dan sudut keliling menghadap busur yang sama, maka:
Sudut pusat = 2 × Sudut keliling
Atau:
Sudut keliling = ½ × Sudut pusat
4. Sifat-Sifat Sudut Keliling
A. Teorema Thales
Jika tiga titik A, B, dan C terletak pada lingkaran dan AB adalah diameter, maka ∠ACB adalah sudut siku-siku (90°).
B. Sudut-Sudut Keliling Menghadap Busur yang Sama
Besar sudut keliling yang menghadap busur yang sama adalah sama.
Contoh Soal
Pada lingkaran dengan pusat O, jika sudut pusat AOB = 120°, maka sudut keliling yang menghadap busur AB adalah...
Jawab:
Sudut keliling = ½ × Sudut pusat
Sudut keliling = ½ × 120° = 60°
5. Garis Singgung Lingkaran
Garis singgung lingkaran adalah garis yang memotong lingkaran tepat di satu titik.
5.1 Sifat-Sifat Garis Singgung
Sifat 1: Setiap garis singgung lingkaran selalu tegak lurus terhadap jari-jari maupun diameter yang melalui titik singgung itu.
Sifat 2: Melalui suatu titik pada lingkaran, hanya dapat dibuat satu garis singgung pada lingkaran itu.
Sifat 3: Melalui satu titik di luar lingkaran dapat dibuat dua garis singgung.
5.2 Panjang Garis Singgung dari Titik di Luar Lingkaran
Jika dari titik P di luar lingkaran ditarik garis singgung ke lingkaran yang berpusat di O dengan titik singgung di titik A, maka:
PA² = PO² - OA²
atau
PA = √(PO² - r²)
dimana r adalah jari-jari lingkaran.
5.3 Layang-Layang Garis Singgung
Jika dari titik P di luar lingkaran ditarik dua garis singgung PA dan PB, maka:
- Panjang kedua garis singgung sama, yaitu PA = PB
- Segiempat OAPB adalah layang-layang garis singgung
Luas layang-layang OAPB = 2 × luas segitiga OPA
atau
Luas layang-layang OAPB = ½ × OP × AB
6. Teorema PITOT
Dalam segitiga garis singgung ABC, jika P adalah titik dalam segitiga dan dari P ditarik garis singgung ke lingkaran, maka berlaku:
AB + PC = AC + PB
7. Garis Singgung Persekutuan Dua Lingkaran
7.1 Garis Singgung Persekutuan Luar
Garis singgung persekutuan luar adalah garis yang menyinggung dua lingkaran dan kedua lingkaran berada di sisi yang sama dari garis tersebut.
l = √(p² - (R - r)²)
dimana:
l = panjang garis singgung persekutuan luar
p = jarak antara kedua pusat lingkaran
R = jari-jari lingkaran yang lebih besar
r = jari-jari lingkaran yang lebih kecil
7.2 Garis Singgung Persekutuan Dalam
Garis singgung persekutuan dalam adalah garis yang menyinggung dua lingkaran dan kedua lingkaran berada di sisi yang berlawanan dari garis tersebut.
d = √(p² - (R + r)²)
dimana:
d = panjang garis singgung persekutuan dalam
p = jarak antara kedua pusat lingkaran
R = jari-jari lingkaran pertama
r = jari-jari lingkaran kedua
Contoh Soal
Dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari 8 cm dan 3 cm. Jarak kedua pusat lingkaran adalah 13 cm. Tentukan panjang garis singgung persekutuan luar kedua lingkaran tersebut.
Jawab:
Diketahui: R = 8 cm, r = 3 cm, p = 13 cm
Panjang garis singgung persekutuan luar:
l = √(p² - (R - r)²)
l = √(13² - (8 - 3)²)
l = √(169 - 25)
l = √144 = 12 cm
8. Segiempat Tali Busur
Segiempat tali busur adalah segiempat yang semua titik sudutnya terletak pada lingkaran. Segiempat tali busur memiliki sifat bahwa jumlah sudut-sudut yang berhadapan adalah 180°.
∠A + ∠C = 180°
∠B + ∠D = 180°
9. Lingkaran Dalam dan Lingkaran Luar Segitiga
9.1 Lingkaran Dalam Segitiga
Lingkaran dalam segitiga adalah lingkaran yang menyinggung ketiga sisi segitiga. Pusat lingkaran dalam segitiga adalah titik potong ketiga garis bagi sudut pada segitiga tersebut.
Jari-jari lingkaran dalam segitiga:
r = √[(s-a)(s-b)(s-c)/s]
dimana:
s = (a + b + c)/2 (setengah keliling segitiga)
a, b, c = panjang sisi-sisi segitiga
9.2 Lingkaran Luar Segitiga
Lingkaran luar segitiga adalah lingkaran yang melalui ketiga titik sudut segitiga. Pusat lingkaran luar segitiga adalah titik potong ketiga garis sumbu sisi-sisi segitiga.
Jari-jari lingkaran luar segitiga:
R = abc/[4√(s(s-a)(s-b)(s-c))]
dimana:
s = (a + b + c)/2 (setengah keliling segitiga)
a, b, c = panjang sisi-sisi segitiga
10. Luas dan Keliling Lingkaran
10.1 Keliling Lingkaran
K = 2πr
atau
K = πd
dimana:
r = jari-jari lingkaran
d = diameter lingkaran
π = 3,14 atau 22/7
10.2 Luas Lingkaran
L = πr²
dimana:
r = jari-jari lingkaran
π = 3,14 atau 22/7
10.3 Panjang Busur
Panjang busur = (θ/360°) × 2πr
dimana:
θ = besar sudut pusat dalam derajat
r = jari-jari lingkaran
10.4 Luas Juring
Luas juring = (θ/360°) × πr²
dimana:
θ = besar sudut pusat dalam derajat
r = jari-jari lingkaran
10.5 Luas Tembereng
Luas tembereng = Luas juring - Luas segitiga
Luas tembereng = (θ/360°) × πr² - (1/2) × r² × sin θ
dimana:
θ = besar sudut pusat dalam derajat
r = jari-jari lingkaran
11. Tips dan Trik Mengerjakan Soal Lingkaran
- Pahami hubungan antara sudut pusat dan sudut keliling yang menghadap busur yang sama.
- Ingat bahwa sudut keliling yang menghadap diameter adalah 90°.
- Untuk soal yang melibatkan garis singgung, gunakan teorema Pythagoras.
- Untuk segiempat tali busur, ingat bahwa jumlah sudut-sudut yang berhadapan adalah 180°.
- Gunakan rumus garis singgung persekutuan dengan teliti, perhatikan perbedaan antara garis singgung persekutuan luar dan dalam.
Catatan Penting
Saat menyelesaikan soal lingkaran, selalu perhatikan dengan teliti apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan. Buatlah sketsa gambar jika perlu untuk membantu pemahaman.
Comments
Post a Comment